I Love This City

Sudah hampir setahun kayanya, kami tinggal di Jakarta ini. Somehow rasanya cepet sekali, tiba-tiba kontrakan apartemen kami udah mau abis, dan udah waktunya bikin keputusan, memperpanjang kontrakan atau moving dan ngontrak atau beli rumah. Kalau ngontrak apartemen, kayanya ulil yang nggak setuju, karena listrik ama air keluarnya gila-gilaan. Heran juga kenapa di unit kami listrik ama airnya mahal banget ya, padahal untuk nyuci kami pakai laundry, palingan nyuci seminggu 2x itupun underwear doang! Kalau listrik herannya waktu aku dan Zua pulang ke surabaya maupun kami bertiga ada disini, nggak ada perubahan yang berarti, heran banget deh sama sistem hitungannya meter apartemen ini, kayanya diborosin mahal bener, diiritin mahal, jadi cuma ada 2 pilihan, mahal atau mahal banget hahahahaha.

Banyak loh, hal pertama yang aku alami di Jakarta ini, misalnya :

  1. Pertama kalinya aku tinggal dirumah yang nggak sama dengan yang ditinggali papa-mama (maksudnya nggak serumah) Walaupun kami punya rumah sendiri, tapi rumah kami itu sama sekali belum pernah ditinggali, even a single night loh! Dan walaupun kami pernah tinggal di Malang, tetep aja kami sering pulang ke Surabaya, jadi nggak berasa kami pindah.
  2. Pertama kalinya merasa kata ganti “gw-elu” nggak sekasar yang aku rasa sebelumnya, yang terbiasa “aku-kamu” malah semakin kesini kok enak banget ya kata gw-elu itu hihihi
  3. Pertama kalinya punya kewajiban seperti umumnya ibu rumah tangga yang lain. Masak, nyuci, setrika, belanja untuk masak sehari-hari (kalau belanja bulanan sih udah sering), ngajarin Zua, dan segala macam printilan ibu rumah tangga lainnya.

Masih banyak sih hal pertama, cuma kalau segala pertama ditulis nanti yang baca bisa terkesima bosen dong :p mendingan segala pertama sisanya disimpan baik-baik dan dikenang.

Baru inget.. Di Jakarta aku sukaaa banget sikatin kamar mandi pake rinso yang dicairin pakai sedikit air, dan senang juga melihat kamar mandi sangat luas seimpil itu mengering dan berbau harum setiap habis disikatin pake rinso, membuat besoknya mau nyikat kamar mandi lagi walaupun naujubillah capeknya hihihi

7 thoughts on “I Love This City

  1. Arman says:

    jakarta emang kota yang menyenangkan!!! cepet bikin betah, bener gak? hehe😀

    btw salam kenal juga ya…
    gua link balik yaaaa…🙂
    eh ngomong nya ber-gua-gua gpp kan ya? hehehe

    • dhira rahman says:

      Iyaaa,
      Somehow kita mirip, dari surabaya ke Jakarta, gua didaerah kemayoran loh..

      O iya, ini lagi di Plaza Indonesia, one of your fave mall kan? :p

      Kiss buat andrew ganteng ya!

      • Arman says:

        hahaha iya ya sama2 dari sby pindah jakarta ya….🙂
        waduh asiknya lagi jalan2 di plz indo… yes indeed itu favorit mal kita. hahaha.

        have a good weekend!

  2. mommyummy says:

    wah harus nyobain tinggal di bandung mba.. Aq lahir dan besar d jakarta, biasanya k bdg cuma untuk mudik dan liburan sekolah aja. saat kuliah aq tinggal d bandung dan sekarang kembali lagi k jakarta malah jd ga betah ;p

    • dhira rahman says:

      Ah iya tuh kayanya enak ya tinggal di bandung.. Sayangnya sekarang bandung juga macreeeet kalo wiken ya

  3. sally says:

    Wah kebalikan aku dunk Jheng Dir,….kepengen ga mlulu menghabiskan hidupku di Jakarta yang makin lama makin penuh sama mall dan mobil😀

    Huhuhu blognya aku link yaa

    • dhira rahman says:

      Hihihi..
      Iya siih, cuma aku udah sayang sama temen2 yang disini, dan berat juga mau lepas nggak bisa kumpul2 lagi..

      Boleeh, aku link balik yaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s