#kenapaASI

Malam ini malam final MU VS Barca. Semoga MU menang biar ulil senang hihihi..
Di twitter lagi rame postingan dengan hastag kenapaASI. Aku kebetulan bertugas sebagai pemegang account-nya @aimi_jatim jadi aku bacain satu persatu itu twittnya.. Ada yang lucu, misalnya aja :

#kenapaASI selain praktis, bisa dibawa2, gak usah gocek2, juga packagingnya menarik *kata laki gue*😀 #repost http://myloc.me/kmHGv

#kenapaASI? Krn ga repot. Klo bayi nangis malem2,tinggal sumpel,beres. Bapaknya rewel? Sumpel,beres #abaikanygkedua (ernestprakasa. A breastfeeding father, pengurus AIMI)

Ada yang indah dan bijak

A mother would give anythng for her child, including her life, but God had a better idea. He gave her ASI.#kenapaASI (pongki barata. A breastfeeding father. Penyanyi. Pencipta lagu)

Ada yang menyemangati dan membangun

#kenapaASI krn sambil menyusui bisa beberes, masak, nemenin anak2 belajar dan main..Ini juaranya eneng @netafitria @Bunda3F 3anak tanpa PRT! (elonamelo. An inspiring woman)

Pokoknya buuuanyak deh. Biar lega baca aja sendiri ya.

Aku sendiri nggak menyusui secara what so called eksklusif, karena kan sampe 3 bulanan Zua minumnya ditandem sufor, bukan karena gak cukup (asiku banjir buuuanyaknya bukan kepalang) tapi karena kalo kebanyakan asi Zua mencret. Dasar masih bego ya, jadinya bukannya disusuin dan akunya diet, malah ngikut dikasih sufor😦
Aku nyusuin gampang banget loh, gak ada pengalaman menyusahkan selama menyusui. Nggak ada puting luka, gak ada asi berasa kurang, yang ada ya susahnya Zua diare tiap kali kebanyakan asi aja. Alhamdulillah, mukjizat, suatu hari (setelah latihan dan proses puuuanjang) Zua bisa juga sama sekali gak minum sufornya!!

Oh iya, sekomplek itu cuma aku loh yang menyusui anaknya🙂
Dan sepertinya stigma didaerah aku tinggal itu, kalo nggak pakai susu kaleng artinya “nggak kaya” dan “nggak keren”. Bok, ternyata yaa, istrinya arteis-arteis menyusui looh, kaya mbak arti istrinya abang tompi, della istrinya Aa Irfan, widi be3, mona ratuliu, bahkan sophie navita sekarang jadi konselor laktasi!! Gimana menyusui mau dibilang nggak keren tuh?
Temen aku yang super duper amat sangat kaya juga menyusui, bukannya apa-apa, asi nggak ada harganya, terlalu tinggi untuk bisa dihargai, ada cinta, doa, dan harap disetiap tetesnya!!!
Alhamdulillah setelah aku mulai lumayan ibu yang menyusui anaknya, tetangga depan rumahku adalah downline asi-ku, anaknya BUESAR!!! Padahal dia working mom, menyusui nggak dengan dukungan suami juga, dan dia nggak ada stok loh, pure perah hari ini minum hari ini. Asi-nya diantar ama ojek langganan.

Oh iya, sambil aku nge-RT twitt yang mengasyikkan iu, ada juga twitt yang bikin aku sedih, diantaranya yang bilang bahwa pejuang asi = asinazi. Salahkah ketika sekumpulan orang berharap untuk masa depan yang lebih baik bagi keluarganya, lingkungannya, orang-orang yang dicintainya? Dan bagi bangsanya??
Aku dulu pernah mereview sendiri (yah review abal-abal aja kok demi kepuasan diri sendiri) umumnya orang yang merasa terganggu itu ibu-ibu yang tidak menyusui anaknya. Menurut aku nih, nggak perlu loh merasa tersindir atau gimana, apalagi kalau memang nggak bisa, bukan nggak mau atau malas. Dari 100% ibu 99%nya bisa menyusui, lah kalau memang termasuk yang 1% mau apa dong?😉
Membuat review sendiri tentang kenapa nggak berhasil menyusui, kalau perlu bikin SWOTnya dan diterapkan buat anak berikutnya, insyaAllah angka kegagalan bisa diminamilisir.

Aku bukan konselor, tapi insyaAllah tiap malam aku meluangkan 1 jam waktuku untuk belajar soal dunia perASIan, aku juga berusaha memoles kata dan memilih pendekatan yang tepat supaya ketika aku menyampaikan sesuatu tidak ada yang merasa tersakiti, dan mendapat cukup informasi.
Ingin banget sih ikut pelatihan KL juni ini, tapi kayaknya belom rejekinya lah karena ditanggal itu aku sibuk banget dan lagi aku lahi nggak banyak uang karena anak-anak butuh daftar ulang, zua butuh daftar TK juga, ah insyaAllah mimpi ini bisa tercapai.

Jadi, apakah #kenapaAS mu?😉

Update : MU kalah hihihi

7 thoughts on “#kenapaASI

  1. Mrs. Nuki says:

    Saya sempat sangat menyesal dan stress krn ternyata anak pertama saya ga dpt ASI EKSLUSIVE. Sempet sensi juga, hiks. But then, yang terpenting moga I wont fail breastfeeding for my next children…

  2. ndutyke says:

    “juga berusaha memoles kata dan memilih pendekatan yang tepat supaya ketika aku menyampaikan sesuatu tidak ada yang merasa tersakiti, dan mendapat cukup informasi.”

    retweet!
    *loh kebawa gaya twitter*

    hehehe…

  3. Asop says:

    Luar biasa. Begini baru seorang ibu yang baik.🙂

  4. resnanaujay says:

    #kenapaASI karena murah, duit susu bisa buat belanja bundanya🙂

  5. rina says:

    bisa memberikan asi, minuman terbaik untuk anak kita adalah nikmat yang tak terkatakan..
    mba, saya link blognya ya…. salam kenal..

    http://www.birumuda.multiply.com
    http://www.episodekanaya.blogspot.com

  6. alfakurnia says:

    sama bun, Cinta juga ga ASI eksklusif karena sampe hampir sebulan tandem sufor tapi ASI is the best lah dan setuju sama semua twit ttg #kenapaASI.
    soal asinazi mungkin tergantung dari cara penyampaian ya, hal baik kalau disampaikan dengan cara yg mendesak atau kasar bisa bikin tersinggung atau sedih. jadinya orang malah defensif instead of menerima masukan dengan baik.

  7. Asinazi itu biasanya kasusnya mungkin terlalu bersemangat mempromosi kan ASI tapi yaa kurang elegan penyampaiannya. Instead menyemangati malah menjatuhkan mental. Dan bikin sakit hati. Emang harus hati2 banget soal ini. Ibu-ibu sensi mah udah pasti, namanya juga perempuan. Hihihi..🙂

    Gw suka kampanye yang positif dan diulang2 terus tentang segala macam kehebatan ASI yg tiada duanya (gak akan pernah bosan dengarnya). Itu lebih menginspirasi dibanding harus ditambahkan dengan aura-aura negatif lainnya.

    But then again. Buat gw tetap ASI FTW.. Gak ada duanya. Dan gw sangat amat bersyukur bisa memberikan ASIX buat Aghnan. Dan sampai saat ini pun masih bisa menyusui dia. InsyaAllah biar bisa sampai 2 tahun kayak abang Zua ya Dhir🙂

    Dan gw juga berjuang untuk menggalakkan ASI ke lingkungan sekitar. Sahabat, keluarga , teman.. Pokoknya kl soal ASI gw pasti bantu dan dukung 100%😀

    Mari kita berjuang yoookk.. ASI is the best deh🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s