The Project. #1 and #2

Done!

Seperti yang aku pernah cerita, Zua sekolah di TK negeri percontohan (pilot project) kabupaten, but still, it just TK negeri biasa yang uang sekolahnya cuma Rp 50.000,-😉
Uang gedungnya cuma Rp 250.000,- dan uang seragamnya pokoknya murah banget sampe buat makan di McD satu kali aja nggak cukup.

Kebetulan kami udah bayar uang gedung, seragam dan uang sekolahnya satu tahun, pas bayar itulah bu kepala sekolahnya cerita sama aku dan ulil soal hal-hal yang berkaitan dengan sekolah..
Uang sekolah yang murah banget, uang gedung yang murah banget dan bisa dicicil, tetap masih dirasa mahal buat beberapa orang tua murid😦
Kata ibu kepala sekolah, sering juga ada murid yang sampai lulus belom lunas uang gedungnya!! Astaga sungguh rasanya bertolak belakang banget sama sekolah-sekolah Zua sebelumnya, dan sama keadaan keluarga kami yang alhamdulillah diberi Allah keleluasaan.

Setiap hari mengantar dan menunggu Zua disekolah bikin aku mau nggak mau harus bersosialisasi dengan ibu-ibu lainnya..
Dari situ banyak terkumpul cerita macem-macem.. Ada yang janda beranak 5, suaminya barusan aja meninggal, di dia aku biasa beli bothok atau brengkes dan seminggu sekali beli sinom 2 botol aqua seliter (buat kukung pa).. Ada yang janda dan jualan tupperware sambil jual baju, terima jahitan, dan sebagainya, duh rasanya ya melihat ketangguhan ibu-ibu ini aku sangat malu!

20111125-212822.jpg

Berangkat dari situ, kami (aku dan Zua, lalu disampaikan ke Ulil) punya project. Zua kan nabung tuh, seribu setiap harinya, nah uang tabungan dia dibuat nraktir temannya, gantian aja yang ditraktir, 2 anak setiap kalinya.. Nah untuk project #1 dia memilih di McD dan ngajak 2 temannya (tapi temannya punya adik jadi ngajaknya nggak 2 juga hehehe) dan aku juga ngajak ibunya, semua pakai uang Zua, Rp 31.000,- apakah cukup? Sila dijawab sendiri-sendiri😀
pokoknya selama Zua minta meneruskan project ini tiap bulan, insyaAllah kami memenuhi kekurangannya.

Project #2 adalah mengumpulkan baju, sepatu dan buku cerita. Kalau baju dan sepatunya, akan dibagikan randomly, sementara bukunya akan ditaroh di perpustakaan sekolah.. Kemarin kami udah dapat 3 sepatu dan baju-baju banyak deh, tapi ya itu, belom ada satupun baju anak perempuan😦
Kalau teman-teman punya dan bersedia, mau dong kami dikirimi, jangan khawatir, nanti kami gantiin ongkos kirimnya😉

Kadang rasanya frustrasi deh, yerlalu banyak yang ingin dilakukan tapi terlalu sedikit kemampuannya.. Kalau sudah gini aku ngadu sama Allah, karena aku yakin Allah Yang Maha Memberi, aku “menagihkan” hak-hak mereka yang mungkin ada di aku atau lewat aku keluarnya..

Bersyukuur banget, Zua sudah terbangun rasa kasihnya sama sesama, bukan dari aku, tapi dari our extended family🙂 karena dia dibesarkan dilingkungan seperti itu.. Justru aku dan ayahnya belajar dari dia!
Selalu berbagi ya nak..

6 thoughts on “The Project. #1 and #2

  1. Arman says:

    pembelajaran yang bagus banget buat zua…🙂

  2. dhira.. baju dan sepatu yang second gpp kan? aku ada sepatu cewe yg baru sekali dipake udah ngga muat…boleh dm in aku alamat mu ga?

    • dhira rahman says:

      Bener nih nike? Wah boleh banget!! Emang aku juga baju 2nd kok.. Aku DM di twitter yaa alamatnya..
      Makasih mama nike semoga kelak Tania jg jadi anak yg mudah berbagi kayak mama!

  3. odeliashop says:

    hi mbak dhira, kira2 baju anak perempuan umur berapa ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s