Monkey See Monkey Do!

Kayaknya aku sudah harus mengucapkan selamat tinggal yang sesungguhnya pada era mainan anak-anak deh.. Zua officially nggak mau mainan thomas atau chuggington lagi, dan mengikuti Nara-nya Meta walau agak terlambat (karena Nara grow up dan main lego sejak 2010 sementara Zua… 2013 hahahaha) sekarang Zua sudah beralih ke… LEGO.

Well thank you so much buat Kung dan titi yang sudah membelikan lego Iron Man sebagai hadiah Zua bisa puasa Maghrib selama 21 hari. Lego ini dibeli dengan hati-hati dan dipilih tidak bersama bunda karena kalau bunda ikut pasti dia melarang beli mainan yang mahal😀 ha ha ha. funny. Maaf yah, ortu eijk emang suka begitu kalo sama cucunya, susah diajak kerja sama disiplin.

To make long story short, intinya adalah Zua tergila-gila lego. Masih inget gak sama postingan featuring Zua disini? Zua lagi nabung untuk beli lego. perhari ini tabungannya sudah mencapai 125 ribuan loh! dan sudah ditetapkan target berikut untuk dibeli. LEGO CITY yang seri FIREMAN. harganya 500an ribu, ah anakku aku bangga!!!

Soal nabung ini Zua dapat kebiasaan baik dari ayahnya. Setiap orang yang kenal Ulil akan bilang bahwa Ulil orang yang irit. seperti ditulis di LiveOlive nih ya, Menabung dulu baru lakukan yang lain. Ulil sendiri dapat kebiasaan itu juga dari ortunya, salah satu contohnya nih ya, mertuaku tidak pernah beliin anaknya HP, kalau mau beli HP ya nabung sendiri, jadi Ulil selalu nabung untuk beli sesuatu yang diinginkan, kebiasaan baik itu diturunkan ke anaknya.  Gak ada ceritanya beli barang seketika, tujuannya apa sih? dari artikel LiveOlive juga nih ya.. “supaya anak mengerti bahwa uang hasil kerja keras harus dikelola dengan bijak. Selain itu, ada perbedaan antara keinginan dan kebutuhan”. Awalnya memang untuk beli barang-barang keinginan Zua, nanti seiring umurnya bertambah dia akan belajar bahwa menabung punya banyak tujuan. O iya, Zua juga tahu kalau nggak beli sesuatu karena uang kami belum cukup, Zua nggak tahu apapun tentang kartu kredit alias CC alias Credit Card. Satu-satunya kegunaan CC yang Zua tau adalah untuk beli aplikasi di applestore hahahaha… I think this is good, karena panjang juga kalau harus dijelasin diusianya yang sekarang ini ya..

zua dan nomor antrian untuk buka rekening di bank BNI

zua dan nomor antrian untuk buka rekening di bank BNI

Lain soal kebiasaan baik dari bapaknya, lain juga kebiasaan jelek dari bundanya *tunjuk diri sendiri* kalau aku suka keluar prinsip lebih baik nyesel karena beli daripada nyesel karena nggak beli :D which is not good at all. Lemah banget deh imanku kalau ada soal diskon, atau kayak yang baru aja terjadi nih, mbak BA-nya Cl**ins bilang kalau produknya akan naik mulai tanggal 11, produk yang aku suka dari 900an ribu naik jadi 1,1. hasilnya aku nggak bisa tidur dan merengek minta dibeliin. Terus ada lagi nih yang aku juga sering lakukan, aku suka lupa bayar tagihan HP, pas lagi mau nelpon tiba-tiba udah diblokir! waduuuh ternyata kebiasaan buruk ini bisa ditiru loh sama anak, amit-amit knock on the wood! Apalagi sih kebiasaan buruk yang bisa ditiru sama anak? menumpuk hutang salah satunya. perlu diingat bahwa hutang itu ada yang baik dan ada yang buruk. Hutang kredit rumah, ini termasuk hutang baik, karena beli rumah secara mencicil terbukti efektif *kecuali kamu punya pohon duit atau poopnya emas* dan hutan yang buruk yang kaya apa?, sok atuh dirasakan dalam hati, pasti bisa lah ya jawabnya kayak gesekin cc beli barang gak perlu hahaha..

Memang ya monkey see monkey do. Banyak kebiasaan baik maupun kebiasaan buruk yang ditiru sama anak. Aku dan temen-temen di WA group PU a k a ibu (menuju) sholehah kemaren tercengang karena ngeliatin IG ABG anak artis yang pasang foto… pake bikini ni ni (maksudnya mini) lah gimana wong mamahnya pasang foto yang sama juga..  Kata temen aku yang gak mau disebut namanya “dulu kan dia masih piyik pas gw wawancarain ibunya” huhuhu… Jadi ingat sama ceramahnya Ibu Elly Risman tentang generasi Z. Apa itu generasi Z?.. Nati yaaah aku tulis di postingan selanjutnyaaa..

Kalau kamu, gimana ngajarin invest ke anak-anak?

9 thoughts on “Monkey See Monkey Do!

  1. lovelyristin says:

    Sama.. Aku jg tabungan konvensional jg buat anak hehe

  2. theadrieans says:

    setuju Mba’, emang harus ngajarin cara bertanggungjawab yang kayak gini ya.

    Kalo Bhima masih tahap nabung di celengan, nanti Oktober pas umur 3 tahun baru mau diajakin ke bank buat buka tabungan sendiri *padahal celengannya udh dibongkar gara2 penuh, dan skrg uangnya tersimpan rapi di celengan yg dah kebuka itu*

    • dhira rahman says:

      Duh mbaaak.. umur 3th udah bisa nabung itu pinteeer!
      Zua umur 4an deh kayanya mulai ngerti masukin uang logam kedalam celengan

      • theadrieans says:

        hehehehe, ngajarin tentang uang kayaknya emang bakalan jadi PR buat kita ya Mba’:D buat Zua, semangattt yaaa untuk nabungnya, smoga uangnya terkumpul buat beli mainan lagi:)

  3. Baginda Ratu says:

    Zua keren ih, udah belajar nabung. Andro juga kubukain rekening di BNI, mbak. Duit yg ditabungin adalah duit dari angpao eyang, mbah dan budhe2nya..🙂

  4. julia liem says:

    berhubung anak gw masi kicik, baru 4blnan, tp gw uda berprinsip ngajarin nabung n soal mengatur keuangan. semoga berhasil tar prakteknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s