Family

You don’t choose your family. They are God’s gift tou you as you are to them ~ Desmond Tutu

Setiap kali baca quotes itu aku suka berasa krenyes di hati. Bukannya apa-apa, kadang aku gak merasa seperti itu. Aku dulu selalu mikir keluargaku ini semacam “ujian” buat aku. Nggak semua, but some of them. Kadang aku terpaksa harus sangaaat sabar menghadapi A, atau menahan perasaan yang sangat menyakitkan pada si B. Tapi semakin kesini, semakin bertambah tua umur pemikiran itu berubah. People say jadi tua itu pasti, jadi bijaksana itu pilihan, so i choose to grow old wisely dengan lebih banyak membuka mata, membuka telingan dan membuka hati, serta menutup mulut.

Ternyata bener kok apa yang dibilang Desmond tutu diatas. Bahwa keluarga kita adalah hadiah dari Tuhan buat kita. Mereka hadiah buat kita untuk segala hal. Ketika masa bahagia mereka adalah hadiah indah, ketika masa sulit mereka hadiah kita untuk berpegang saling menguatkan, ketika mereka mengesalkan, mereka hadiah kita untuk belajar, bahasa kerennya : mereka jadi ladang pahala buat kita.

Ada keluarga yang terlahir bahagia, kekerabatannya erat, ada juga yang sebaliknya.. Ada keluarga yang berlebih segalanya dan ada juga yang sebaliknya. Aku rasa keluarga yang bahagia, erat dan berlebih segalanya baiknya membagikan apa yang dipunya.. supaya lebih banyak orang yang ikut merasakan. Dan hukum memberi kan beda ya.. bahwa apa yang dikeluarkan akan dikembalikan berlipat-lipat.

Gitu aja sih renungan sahur hari ini hahahaha

4 thoughts on “Family

  1. hmmm…selalu tercerahkan dengan tulisan bunda dira..suwun mbak..kok koyok juga tamparan buat aku, yang kadang sering ngeluh somehow kenapa si A *maksudnya sodara saya begini..kenapa SI B begitu…kenapa selalu harus kami yang harus turun tangan…bla bla bla…dsb…tapi membaca ini …mak nyes…Ya Allah, mungkin memang harus lebih bijaksana dan lebih bersabar serta ikhlas…karena yakin dengan segala janji Allah SWT… sekali lagi suwun mbak🙂

    • dhira rahman says:

      Iya mbak.. klo kata mamaku.. gak ada namanya mantan saudara. Karena apapun itu saudaramu (apalagii saudara kandung) itu potongan badanmu, bagian darahmu.. gitu..
      Lagipulaa ingat ada hadist untuk selalu “berikan udzur untuk saudaramu”.. artinya.. pasti ada alasan dia melakukan itu.. gitu aja wes pastii tenang dan damai kita hahahaha

  2. nyonyasepatu says:

    Dalam banget Dhir, tapi bener sih. Sekesal2nya kita entar balik2nya ke keluarga lagi hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s