Letter to Azmi #3

image

O boy!
You’re 3years old already!

Alhamdulillah ya Imii sekarang sudah umur twi atau umur tiga.
Kalau udah umur twi Imii udah nggak nenen (lalu Imii bilang umurnya two) yea yea.. kamu umur twi dan harus segera berenti nenen!

Kamu selalu jadi kesayangan ayah, bunda dan terutama abang. Abangmu sayang sekali sama kamu, tapi dia jadi manjain kamu.. kalau abang sholat kamu pukul-pukul, abang tetap sholat, kalau abang belajar kamu revut kertasnya, abang pindah tempat, kalau kamu dihukum, abang belain.. inget gak waktu kamu mau bunda kurung dikamar mandi?.. abang bilang “ah bun cuma gitu aja loh masa dikurung dikamar mandi” lalu dia gensong kamu ke kamar..

Alhamdulillah Imii sangat jarang sakit. Berbeda sama abang, Imii lebih kuat, tapi belakangan abang juga kuat kayak Imii ya, nah tandanya kalian mulai besar makanya makin kuat!

Umur twi ini Imii masih juga belom lancar ngomong seperti teman seumur Imii, tapi nggak apa-apa nak, perlahan kamu pasti bisa ngomong. We have faith in you, sayang..
Sekarang Imii mulai suka niru-niruin lagu dengan cara Imii, berdoa dengan cara Imii juga, walau gitu kalau disuruh Imii  sudah ngerti dan bisa melakukannya.
Seperti yang bunda bilang, kami belajar sabar lewatmu dan kami belajar bersyukur juga lewatmu! Setiap patah kata dari mulutmu adalah berkah, dan tak henti bunda berdoa semoga Imii hanya bicara yang baik-baik saja dan berani berkata benar. Sampaikan kalam Allah, kabarnya, kebesarannya, dan betapa Ia penuh ampun dan kasih..

Imii, semoga Imii diberi kesehatan, umurnpanjang yang penuh manfaat buat sesama, kecerdasan akan ilmu yang bermanfaat, harta berlimpah untuk dibagikan, dan semoga Imii selalu amanah.
Banyak kesalahan yang ayah dan bunda buat, semoga tidak Imii lakukan dimasa depan, semoga kamu selalu lurus berpegang pada Al Quran dan Al Hadist, dan selamat didunia dan akhirat.

Selamat ulang tahun, Damaris Hazmi Lazuli Rahman

Seandaikan aku bisa membelah diri

I’m so tired.
Karena beberapa minggu belakangan ini rutinitasku berubah. Bukan cuma aku sih tapi most of us, hampir semua member keluarga ini rutinitasnya berubah sejak ayah mertuaku (kaik-nya anak-anak) sakit. We spent most of the time at the hospital. Ulil belum tidur dirumah lagi sejak malam ayahnya masuk RS. Adiknya yang perempuan balik ke Surabaya meninggalkan suaminya di Jakarta, dan anaknya yang TK cuti sekolah karena ikut mamanya. Adiknya Ulil yang laki meninggalkan cafe-nya dan pekerjaannya di Jakarta, his wife take control. Adiknya yang bungsu juga belum tidur dirumah, sama kaya Ulil.. Kakaknya menghabiskan weekend di Surabaya.

Aku yang menghabiskan banyaaaaak waktuku sama anak-anak juga tentu saja mengalami perubahan! Karena aku satu-satunya menantu ayah di Surabaya, bahkan aku practically tinggal di rumah ayah, dan aku sayang sekali sama ayah.. aku berusaha melakukan semampuku..
Jadilah rumah ayah jadi basecamp. 5 anak dengan 2 pengasuh. Plus 1 tante (adik iparnya adik iparku).

Perubahan terbesar dialami anak-anakku. Dari yang tiap hari sama ketek bunda, jadi berkurang. Ketakutanku adalah : Imii masih nenen. How will he survive?..
Ternyata.. he survive. Dia nggak nenen seharian!
Lalu aku meninggikan ekspektasiku.. sekalian nyapih.. taunya malamnya dia nenen lebih lebih lebih banyaaaak dari sebelumnya *tepok jidat* so I guess he miss me 🙂

Dan ternyata perubahan besar ada pada : ZUA. Minggu kedua, dia mulai gelisah. Puncaknya : dia nangis waktu aku terpaksa berangkat subuh karena mama   ada urusan dan harus ninggalin ayah pagi-pagi sebentar.
Aku sampai telpon ke ustad kesayangannya.. Setelah ustadnya bicara sama dia panjang lebar, malamnya dia bilang dia sudah ikhlas, karena dia tau aku dan ayah ya sedang menunaikan bakti kami pada kaiknya.
Tapi sejak itu aku aware.. beberapa kali aku pulang sore dan aku ajak dia sama Imii jemput ayahnya di RS lalu makan diluar..

Nah hari Minggu malam Imii demam tinggi dan panas badannya.. dan seninnya akupun tepar. Kebetulan Zua libur hari tasyrik karena sekolahnya sekolah Islam kan.. jadilah kami kembali kemana-mana barengan kaya biasanya. Hari ini hari pertama aku kembali ke RS jaga ayah bersama saudara-saudaraku..
Dan dia NANGIS waktu pulang sekolah karena gak ada aku dirumah.. my mistake.. aku gak pamit kalau mau ke RS.

Aku pulang jam 7.30 malam.. aku mandi lalu peluk-pelukan sama mereka.. aku cek buku penghubungnya Zua.. taunya dia besok ada ujian ngaji dan dia belum belajar ngaji.
Zua ini nggak tipikal kaya gitu. Dia suka keteraturan. Biasanya dia udah nata buku dan baju buat besok, udah belajar.. jadi kayanya ini cuman cara dia protes aja..
Tapi aku keburu emosi… aku buka buku ngajinya dan aku ajak dia belajar. Aku tau dia bisa, tapi dia ngatuk.. dan aku bilang makin salah kita belajar makin mundur dan dia gak boleh tidur! Dia ngaji terus sambil susah payah membuka matanya. Zua tidur paling malam dalam sejarah sekolahnya. Hampir jam 10. And I feel so bad!

Apalagi setelah lihat foto ini…

image

Kiddos..
Semoga Allah segera beri kesembuhan untuk Kaik..
Semoga Allah beri umur panjang penuh barokah untuk kita semua.. bunda dan ayah sayang sekali sama kalian!

Lebaran 1435 H

image

Taqabballalahu minna wa minkum.. Shiyamana shiyamana wa shiyamakum

Semoga Allah menerima ibadahku dan ibadahmu, puasaku dan puasamu

Mohon maaf lahir batin buat teman-teman dan pembaca blog ini ya atas segala salah kata, salah tulis dan kesalahan lain yang aku buat.. Semoga Allah memberikan kita ampunan sebesar-besarnya dan pahala sebanyak-banyaknya, amin!

Lebaran ini adalah lebaran pertama yang aku hamiskan bersama keluarga Ulil tapi TIDAK mudik karena kondisi ayah mertua yang kurang sehat. Well, most of the time I always said I want to spend Eid with my parents, but now I change my mind.. I don’t mind to spend Eid with his family like always asalkan both of our parents are healthy.. beneran ya kata pepatah becareful with what you wish for itu..

Anyway, ini Ramadhan yang sangaaat berarti buat aku.. Biasanya Ramadhanku berlalu begitu aja dan setelah Ramadhan rasanya kosong! Tapi kali ini nggak! Karena Ramadhan kemarin aku berusaha banget menepati janjiku untuk hijrah dan Alhamdulillah itu semuaaa jalan kebuka banget! Aku bisa istiqomah pakai gamis dan jilbab yang menutup dada, kalau pagi seminggu 3x aku pergi ke kajian, yang tadinya terasa males atau ada aja halangannya, alhamdulillah! Kebuka semua pintu!! Malamnya masih belajar ngaji tajwid abis tarawih, sambung ngaji dirumah lalu tidur dan alhamdulillah bisa istiqomah bangun sepertiga malam! Semoga Allah memberikan banyaaak ramadhan indah lagi ditahun-tahun mendatang!

Dari sisi ujian juga, alhamdulillah tahun ini ujiannya dahsyat.. jadi belajar tentang Al Baqarah 216, lalu Ar Rahman 13 yang diulang 31x itu, dan masih banyak lagi, yang membuat aku jauh lebih mensyukuri yang aku miliki.

image

Pas idul fitri itu juga aku dan Ulil memperingati anniversary kami yang ke 8.
Doa kami cuma supaya Allah menjadikan kami pasangan soleh-solihah hingga akhir usia kami nanti.. Semoga Allah panjangkan kebersamaan kami, bisa bersama belajar tentang Allah, dan mengajari anak-anak nilai-nilai kehidupan terutama tentang ke-Tuhan-an 🙂

To the dentist here we go!

Sebetulnya ini bukan kunjungan pertama anak-anak ke dokter gigi, apalagi Zua yang giginya caries, dia udah ke dokter gigi sejak masih setaun, sama seorang pedodontist di Surabaya sini, tapi sekarang kami nggak pergi lagi ke dokter yang sama hehe..

image

Kunjungan kali ini adalah untuk cabut gigi abang karena gigi dewasanya tumbuh DIBELAKANG gigi susunya, kaya gambar diatas itu.. kebetulan giginya udah agak goyang, jadi nggak perlu disuntik bius, cuma pakai bius yang disemprotkan aja, jadi ya harus nunggu sampaibiusnya bekerja dulu kurleb 15 menit.

Kebetulan dokter gigi anak-anak sekarang adalah temen SMA-ku, namanya dr Sandy Aditya. Dia sendiri bukan dokter gigi anak (pedodontis) spesialisasinya adalah CUMAN Prosthodontist / Spesialis Gigi Palsu dan Estetika, tapi dia baik dan bagus banget sama anak-anak.. semua orang yang aku rekomendasiin ke dia selalu bilang PUAS karena kesabarannya bagai tak bertepi *halah
Sangking seringnya nanganin pasien anak, dese punya pelindung jari dari besi loh bok buat melindungi dari gigitan werewolf anak-anak!
Tapi kalo liat hasil implan buatannya ya… GAK NYANGKA BANGET bisa begitu rapi dan bagus!

Sejak Zua caries selalu ke om Sandy tiap 3 bulan untuk dibersihin dan di-coating giginya.. dari yang awalnya nangis drama sampai yang ketagihan karena om Sandy punya mainan keren, stiker dan macem-macem pokoknya yang bikin anak kecil ternganga.. aku rasa dia salah jurusan, harusnya jadi pedodontis huahahahahaha..
Kemaren juga dicabut giginya Zua nggak nangis samaaa sekali, malu udah gede katanya (tapi pas bagian dikasi stiker ngakunya masih kecil)

Buat Imii ini juga bukan kunjungan pertamanya, karena waktu umur 13 bulan Imii udah pernah diperiksa ama om Sandy..
Seperti bunda dan abangnya, Imii juga caries dan sekarang gigi depannya yang satu udah tinggal separo 😥
Imii kan bayi juara dunia yang anti duduk diem ya, jadilah…

image

Rusuh

Hiyahahahaha…
Maaf ya om Sandy dan tante-tante suster jadi kelabakan semua menghadapi my super baby hahaha..
Imii nggak takut apalagi nangis, cuma jari om Sandy aja hampir lepas digigit, kursi praktek dipanjatin, semprotan air kumur diobok-obokin, kurai dinaik turunin. Rasanya lama banget baru kelar drama bersama Imii..
O iya.. kliniknya namanya Maximilian dental, ada beberapa dokter gigi dan dokter gigi spesialis.. lengkap pelayanannya, ada bikin gigi palsu, kecantikan gigi (kaya mutihin dan bersihin karang gigi), dental implan, dan buuuanyaaak lagi deh!

Ini beberapa nama dokternya yaa..

• Sandy Aditya Susilo, drg., Sp.Pros
Prosthodontist / Spesialis Gigi Palsu dan Estetika

• Iqbal Aditya, drg., Sp.Ort
Orthodontist / Spesialis Merapikan Gigi

• Annisa Paramita, drg., Sp.KGA
Spesialis Gigi Anak

Ada juga dokter gigi umum disana, dokternya muda dan gaul, tapi dijamiin andal dan mumpuni kok!

——-
Maximilian dental center
Jl. Pucang Anom Timur II / 7 Surabaya
0817.0055.777
BB 22450418
✉️ maximiliancare@gmail.com
FB www.facebook.com/maximiliandental
IG @maximiliandentalcenter

Mamam!

Imii itu kesukaannya : biskuit roma kelapa! He’s so oldies deh!!

*lagi makan roma kelapa sambil liat abang main lego*

👦 : imii!! Kamu makan lego ya?!

👶 : ndak wa [buka mulut tunjukin isi biskuit]

*ambil 1 biskuit roma kelapa lagi sambil mulai pegang2 lego warna kuning*

👦 : imii!! Kamu makan lego ya sekarang?!

👶 : ndak waaa [kayaknya kesel sambil mangap nunjukin mulut isi biskuit]

*** hening yang bikin perasaan gak enak ***

👶 : heeh.. heeh.. *nyolek pundak abangnya*

👦👴👵👧👩 (maksute zua, kung, titi, bunda, tikgut) : Masya Allah!!!

Jadi dia masukin orang2an lego (si ironman) kedalem mulutnya… mungkin pikirnya daripada dituduh mending sekalian dimasumin mulut – with Tyka

View on Path

Letter to Azmi #2

image

Selamat ulang tahun Imii!

Now you are officialy the most wanted person of bunda’s family 😀
Kalau 3 hari nggak ketemu kamu, kukung -yang kamu panggil ong- sudah sibuk mau mampir kerumah, dan setiap hari adaa aja yang minta fotomu, entah mimi, tikgut “ibu baptis”mu atau titi dan ong. Everybody love and adore you nak!

O iya, beberapa hari yang lalu kita pergi ke mall, dan tiba-tiba ada orang bilang “ih liaten ta anak itu ganteng banget!” Bunda cuma senyum aja, udah biasa sejak bunda punya abang dipuji begitu haha..
Lalu semalam juga terjadi lagi, kita distop orang yang cuma mau bilang kamu ganteng banget!! Aduuh bunda gimana inii punya anak 2 ganteng semua!!

Jadi teringat waktu lihat kamu keluar dari perut bunda.. aduh naaak nangisnya HEBOH. Apgarnya 10/10, tendangannya beckham, pendek kata.. you’re so damaris, sang pejuang tangguh.
Bunda berharap damar, abangmu akan jadi lampu kecil yang menerangi dalam kegelapan, dia bintang nak. Sementara kamu, damaris, bubda harap akan jadi matahari, kamu, jadi sumber kekuatan, pelindung dan kehidupan. Iya, nama kalian memang dari bunda dan kukung-titi.

Imii, kamu dibawa dalam perut yang dekat dengan jantung yang berdetak teratur, dekat dengan hati yang berdenyut mengatur. Kamu dibawa dengan hati yang gembira, and now you turns to a silly-funny-friendly yet love to laugh baby!

Tau gak, bunda dan ayah belajar banyaaaak sekali tentang kehidupan ini darimu. Kami (terutama bunda) dihadapkan pada banyak hal yang sama sekali berbeda. Bunda belajar bersabar, karena menghadapimu sungguh tidak mudah, apalagi ketika kamu ngantuk, mau nenen, atau menginginkan sesuat.. uh.. kamu susah sekali dirayu apalagi dialihkan!

Kemudian bunda belajar menghargai sebuah proses. Kamu belum bicara nak, selain ayah, nda, ua, kong, titi, punya kong, mau mamam, nion, iya (antara train atau pesawat, keduanya sama :D) kadang bunda gemes dan membandingkan kamu dengan teman seusiamu, dan dengan abang dulu, tapi ayah bilang bahwa toh kamu berusaha, kamu kan pejuang tangguh kami, dan kamu pasti akan bisa bicara!

Imii anakku sayang. Hati bunda ini cuma 1 dan ini semua milikmu! Begitu pula hati ini cuma 1 dan ini milik abangmu. Cinta bunda pada kalian sama besar. Jika kadang bunda lebih lama ada sama abang, atau lebih serius, trust me, you’ll never want to know, karena kami biasanya sedang belajar!!

Imii..
Selamat ulang tahun ya nak.. semoga Allah memberimu umur panjang yang manfaat. Semoga Allah selalu menjadikan kamu anak yang selalu mendirikan sholat, yang dijauhkan dari segala bentuk keji dan munkar. Semoga Allah melimpahimu dengan kesehatan , kecerdaskan dan terutama perasaan welas asih pada sesama ciptaannya.
Semoga Allah memberimu hati yang baik, karena dalam tubuh ada segumpal daging yang apabila daging itu baik maka baik pula semuanya, iya, itu hati!

Imii, jadilah kamu tempat orang-orang berkeluh kesah dan memohon bantuan, jadilah kamu tempat orang menangis kesuhahan dan jadilah kamu tempat orang meminta pertimbangan. Nikmati setiap detikmu, syukuri setiap saatmu.
I love you son..

#18 dari kak Sondang : seandainya waktu bisa diputar ulang, ada hal berbeda yg ingin kau lakukan ke duo ganteng?

Seandainya waktu bisa diputar, aku ingin mengubah diriku, berpikir ulang sebelum mengambil keputusan, dan mencoba lebih baik untuk menjadi ibu mereka berdua.
Aku akan mendidik diriku sebelum aku mendidik anakku, karena anak-anak sudah sangaaaat sempurna dikirimkan Allah buatku 🙂

Aku sering banget mandangin mereka berdua ketika mereka tidur, dan aku seriing nangis…. kenapa aku? Kenapa aku dengan segala keburukanku dapat anak-anak semanis, sebaik dan sesempurna mereka? Aku yakin Allah sangaaat sayang sama aku hingga percaya dan menitipkan anak-anak itu ke aku, supaya mereka berdua bisa jadi guruku dalam melanjutkan kehidupan ini. Bener loh, ada 2 anak ini aku jadi ingin jadi orang yang lebih baik!

Kadang aku sedih banget kalau anak-anak mengalami sesuatu, atau tidak mendapatkan sesuatu. Kesanggupan kecewaku emang rendah kok hahahaha.. kalo kata Toge aku ini harusnya belum layak jadi orang dewasa!
Tapi dari pencarianku, aku menemukan bahwa aku nggak bisa selamanya menyimpan anak-anakku dibawah ketekku, karena mereka harus dan pasti akan tumbuh besar, jadi dewasa dan punya keluarga sendiri. Gimana mereka bisa jadi laki-laki dewasa dan bertanggung jawab atas keluarga mereka kalau mereka aja gak bisa berjuang?
Gimana kalau kelak aku tinggalkan? Mereka bisa gak tanpa aku dan ayahnya? Dari situ aku memupuk kesanggupan kecewaku, ketika aku siap, maka akupun bisa mengajari mereka. Sampai sekarang aku masih jatuh bangun, apalagi mereka, tapi -as i said- mereka sering jadi guruku untuk pelajaran tentang hidup.

Sungguh aku ingin aku dan ayahnya juga kung dan titinya diberi umur panjang supaya kami sama-sama bisa menyaksikan anak-anak kelak menjadi orang besar, amin